Kamis, Desember 29

What do you think...???

0 komentar
W elcome 2012 Sayonara 2011. Telah 365 kali matahari mengelilingi bumi, menandakan pergantian tahun Syamsiyah. Selama 2011 tak perlu dijelaskan ada apa siapa dan kenapa. Sudah banyak orang membahas ini.
2012 di tahun 2011 memiliki cerita tersendiri. Para perucap mantra beropini 2012 seabgai tahun yang akan terjadi sesuatu yang krusial, langka dan tidak akan terjadi lagi di tahun selanjutnya. Kiamat.
Setiap orang memiliki cerita masing-masing. Berversi sama atau berbeda antar individu. Tergantung menanggapinya dari letak sudut pandang mana dia mengambil.

Sekarang saya hanya ingin berbagi cerita tentang saya di 2011.
Selama 2011 hampir waktu dihabiskan bersama teman sebaya, di sekolah, tempat bermain, kantin, warung, sarana olahraga, perpustakaan, kantor, mesjid, ruang fitness, kelas bahkan kamar. Setahun telah lebih dilewati bersama mereka. Saya bersekolah di Sekolah berasrama, boarding.  Yang dimana tiap waktu bertemu dengan dia lagi dan dia lagi, agak bosen memang, tapi akan terkenang.

MAN Insan Cendekia Serpong, sekolah ku. Terdapat di pinggiran pusat kota Tangerang Selatan, namun ini yang menjadi titik nyamannya.  Tidak terlalu bising walaupun banyak mobil sana sini berkeliweran.

Selama 2011, banyak menemui hal biasa dan tidak biasa. Banting tulang untuk bertahan di sekolah beasiswa  ini. Tidak boleh memiliki nilai jelek. Melawan malas yang telah mendarah daging. Sulit memang, tapi bisa.

Kali pertama mengemban sebagai pemimpin organisasi legal sekolah, mengucap janji di hadapan para siswa dan guru. Berat, mengingat hal yang harus dipertanggung jawabkan di hadapan-Nya. Namun saya ingin lebih baik. Membentuk pola organisasi yang masih banyak bolong dimana-mana. Berkata ya dan tidak terhadap hasil keputusan rapat.  Belajar untuk masa depan yang penuh dengan peperangan.

Foranza Sillnova, nama perkumpulan angkatanku, melakukan pertambahan skill kekompakan yang diwadahi oleh para pahlawan tanpa tanda jasa maupun oleh pihak internalnya sendiri. Menuju sifat yang lebih dewasa untuk mengemban amanah Organisasi sekolah. Juga sebagai ajang untuk menunjukan “ini gue, angkatan gue” pada pihak lain.

Hal-hal positif  saya lakukan di 2010, lambat namun pasti saya lakukan kembali di 2011. Beberapa menemui proses pensempurnaan dari sebelumnya. Skill basket, FreeStyle, Organisasi, cara Belajar, dan lain-lain. Semua hal yang dilakukan dengan sobat biasanya lebih sempurna dan menyenangkan. Karena banyak yang mengevaluasi. Hal negative pun kadang tak luput dari kelakuan di 2011. Biar memori alami saya sendiri dan penciptanya  yang mengetahui. Takut orang akan meniru hal ini.

Sebenarnya banyak hal yang terjadi pada saya di 2011. Namun, akan sangat membosankan jika ini diteruskan. Karena saya masih menjadi orang biasa dan orang-orang pada umumnya. Tidak memiliki perbedaan spesifik dengan yang lain.

Di 2012, saya berharap dapat melakukan hal positif yang pernah saya lakukan maupun yang akan saya lakukan. 2012 menjadi saksi perpindahan umur saya dari umur tanpa KTP menjadi umur pemilik KTP. Orang bilang jika sudah punya KTP, lebih bertanggung jawab dan lebih dewasa. Tak peduli apa kata orang, masalah moral tergantung individunya sendiri.

Saya tidak termasuk penganut yang percaya pada peramal. Saya monoteisme, and I am Believers. Terserah Dia akan menjadikan apa pada 2012. Namun, saya akan tetap berusaha menjadi Homo sapiens pengikut Muhammad bin Abdullah dengan baik.
Continue reading →

Gak Penting sih Tapi...

0 komentar
H aiii… Pesan ini disampaikan oleh penulis MEMO 44:13

MEMO 44 13 sebenarnya sebuah plesetan aktivitas di salah satu sekolah di Indonesia. MEMO 44 13 menceritakan para siswa yang sedang merencanai persembahan sebuah kegiatan  bagi kelas 3 yang akan lulus dari sekolah. Bagi warga sekolah beberapa akan tertawa dan terbayang-bayang, namun saya yakin bagi beberapa pembaca ada yang menilai cerita ini biasa saja. Saya sedang mencoba merangkai cerita agar bisa dinikmati semua orang. Rasanya akan sangat baik jika dari pembaca mengirimkan kritik yang membangun bagi saya. Saya berucap terimakasih kepada yang meresponnya.

Bagi yang menunggu kelanjutan MEMO 44 13, harap sabar. Karena cerita selanjutnya tidak akan lagi terbit di tahun-tahun dekat ini. Saya meminta maaf jika anda benar-benar menunggunya. Namun insya allah cerita MEMO 44 13 tetap akan diterbitkan walaupun waktunya masih agak lama. Saya hanya ingin menerbitkannya pada moment yang benar-benar tepat. Terima kasih kepada anda yang menyukai cerita ini dan ini membuat saya senang.
Sekali lagi saya meminta maaf jika tidak bisa menerbitkan kelanjutan MEMO 44 13 pada waktu dekat. Dengan segala hormat saya ucapkan terima kasih.
Continue reading →
Jumat, Desember 2

Musik Klasik II

0 komentar


Ini terusan dari edisi sebelumnya. Mengingatkan saja agar menggunakan musik klasik sesuai dengan yang telah ditentukan.
Berikut merupakan daftar musik klasik yang biasa digunakan. Musik-musik klasik tidak dapat digunakan setiap waktu. Tiap musik memiliki jadwal pemutarannya. Tergantung pada kondisi tubuh kita. Jadi cermat-cermat menggunakan musik klasik. Salah-salah malah gak dapat yang diinginkan.
Selamat Menikmati!!! 
Bersantai dan Keseimbangan
  • The Respighi The Pines of Rome
  • David Darling Eight String Religion
  • The Tao of Cello
  • Deuter Land of Enchantment
  • Cicada
  • Philip Elcano Rain Dance
  • James Galway The Enchanted Forest
  • Melodies of Japan
  • Jan Garbarek Officium
  • Kay Gardner A Rainbow Path
  • Harmonic Choir Harmonic Choir, vol 1-3
  • Paul Horn Inside Taj Mahal
  • The Great Pyramid
  • Michael Jones After The Rain
  • Magical Child
  • Peter Kater Migration
  • Georgia Kelly Seapeace
  • Daniel Kobialka Path of Joy
  • Dream Passage
  • Going Home
  • When You Wish Upon A Star
  • David Lanz,Paul Speers : Natural States
  • Carlos Nakai Islands of Bows
  • Naroda Artist A Childhood Remembered
  • Richard Souther Vision-Music of Hildegard Von Bingen
  • Alan Stivel Renassance of The Celtic Harp
  • Windham Hill Records : In Search of Angels
  • Danny Wright Phantasys

Ingin Bangun di Pagi Hari
  • Gluliani Guitar Concertos
  • Grieg Peer Gynt Suite=Morning Mood
  • Haydn The String Quartete
  • Mozart Piano Concertos
  • Telemann Flute Concertos

Tidur Nyenyak
  • Bach Air on a G string
  • Sonata No. 4 for Flute and Harpsi-Chord-Siciliano
  • Debussy Claire de Lune
  • Haydn Cello Concerto in C Major

Memicu Energi-Gerakan Cepat
  • J.S Bach Brandenburg Concerto No. 2 dan 4 (movement pertama)
  • Concerto for Two Violins in D Minor (movement pertama)
  • Brahms Symphony No.2 (movement terakhir)
  • Beethoven Symphony no.3 “Eroica” (Movement Pertama)
  • Piano Concerto No.5 “Emperor”
  • Waldstein Piano Sonata
  • Glinka Overture to Rusian and Ludmilla
  • Rodrigo Concierto de Aranjuez
  • Smetana Overture To The Bartered Bridge
  • Verdi Triumphal March From Aida
  • Vivaldi Concerto for Two Trumpets in C major (movement Terakhir)

Meningkatkan Motivasi dan Ketegasan
  • J.S Bach Harpischord Concerto
  • Beethoven Violin Concerto
  • Piano Concerto No. 5
  • Brahms Violin Concerto In D major
  • Piano Concerto No. 2
  • Delibes Coppelia Suite
  • Haydn Concerto for Trumpet in E flat Major
  • Mendelssohn Italian Symphony
  • Violin Concerto
  • Rodrigo Concerto de Aranjuez
  • wagner Ride of The Valkyries
  • Sibelius Violin Concerto

Menghilangkan Stres
  • Albinoni Adagio
  • J.S Bach Lute Suites
  • Violin Partita in D Minor
  • Corelli Concerti Grossi
  • Handel Concerti Grossi
  • Pachelbel Canon in D
  • Telemann Flute Sonatas
  • Vivaldi Mandolion Concerto
  • Flute Concertos
  • Wagner Sigfried Idyll

Meningkatkan Energi Kerja
  • J.S Bach Violin Concertos
  • Orchestral Suites
  • The Brandenburg Concertos
  • Beethoven Symphony nos. 1,2,8
  • Brahms Symphony no. 2
  • Piano Concertos Nos. 1 dan 2
  • Boccherini Guitar Concerto in E major
  • Castelnuovo-Tedesco Guitar Concerto
  • Haydn Symphony Nos. 92-104
  • Mendelssohn Violin Concerto
  • Italian Symphony
  • Symphony Nos. 35, 39, 40, 41
  • Mozart Symphony Nos. 35, 39, 40, 41
  • Divertimenti
  • Flute Concertos
  • Smetana The Moldau
  • tchaikovsky Piano Concerto No.1
  • Verdi Overture to La Forza del Destino
  • Vivaldi The Four Seasons
  • Violin Concertos
  • Wagner Perlude to Der Meistersinger
Menyendiri dan Introspeksi
  • J.S Bach Cello Suites
  • Air on a G String
  • Barber Adagio for Strings
  • Beethoven Piano Sonatas
  • Piano Concerto No.5( Movement kedua)
  • Chopin The Meditative Chopin oleh Roy Eaton
  • Cahteloube Songs of the Auvergne
  • Debussy Claire de Lune
  • Franck Symphpny in D Minor
  • Marcello Oboe Concerto
  • Rachmaninoff Piano Concerto Nos. 2 dan 3
  • Vaghan Williams Fantasi on a theme of Thomas Tallis
Demikian musik-musiknya... nantikan musik laiinnya ya...
Continue reading →

Hanya lah Perjalanan...

0 komentar
Telah lama manusia berkembang biak diatas tanah coklat. Meninggalkan banyak jejak yang membekas. Ada bekas jejak yang sangat mengikat bagi kehidupan mereka. Ilmu pengetahuan.

Percaya jika manusia pertama tidak berbeda dengan kondisi manusia saat ini. Telah memiliki pusat kecerdasan yang fenomenal. Otak. Memiliki fungsi menyimpan semua jenis data yang diterima. Data-data yang telah terkumpul akan berkumpul dan menjadi sebuah tumpukan data yang banyak. Hingga akhirnya manusia mengolah data-data yang telah didapatnya dari alam menjadi sebuah hal yang membua hidup mereka menjadi lebih mudah dan lebih maju.

Sebagian orang percaya ada Dzat yang menguasai kehidupannya. Sebagian yang lain bersikeras bahwa kehidupannya merupakan hak dirinya. Beralih daripada sebuah kepercayaan itu, secara disadari atau tidak manusia memiliki sesuatu hal yang mendorongnya mengerjakan pekerjaan yang tidak disadarinya akan membawa pada sebuah kondisi baru. Contohnya adalah manusia memiliki dorongan untuk memiliki seseorang yang akan menemani hidupnya. OK!!! bisa katakan itu alamiah... Orang yang percaya akan ada penguasa pada dirinya meyakini bahwa semua itu berasal dari sang penguasa. Sedangkan yang tidak mempercayainya menyebut bahwa hal itu adalah sebuah kejadian yang alamiah seperti tumbuhan membutuhkan air.

Manusia sekarang telah mengolah data dari manusia pendahulunya menjadi data yang lebih kompleks. setelah data ini diolah maka akan menghasilkan sebuah sesuatu yang dianggap mustahil oleh pendahulunya. Jika antara manusia yang berbeda jaman bertemu, akan ada sebuah babak yang akan merugikan manusia yang lain. Namun, pada akhirnya hingga saat ini belum ditemukan hal yang mempertemukan dua manusia yang berbeda jaman.

Manusia tidak akan merasa puas terhadap apa yang telah dimilikinya. Sebuah hal alamiah mendorongnya untuk bersifat dinamis melewati ruang dan waktu untuk mencapai tujuannya. Untuk memenuhi sebuah hasrat itu, manusia telah memiliki data yang dapat membantunya mencapai hal tersebut. Ilmu pengetahuan. Meloncati sebuah kenyataan yang dahulu dianggap sebuah khayalan. mengalahkan sebuah elelmen sihir yang lebih populer lebih dahulu dibandingkan dengan sains dan teknologi yang ada. Sebagai manusia yang berakal, diwajibkan agar mengisi kekosongan otak yang masih memiliki kapasitas yang besar untuk menenrima dan mengolah data yang ada. Suatu hal yang sia-sia bagi militer yang memiliki senjata saat perang berlangsung tidak digunakan sepenuhnya dalam misi merebut sebuah kemenangan. Pun halnya dengan manusia yang sedang berperang dengan sifat alamiah yang merugikan dirinya sendiri.

Hingga waktu ini, manusia telah menciptakan dari data yang telah ada sebuah maha karya peradaban manusia yang abstrak menurut pendahulunya. menembus ruang dan waktu yang ada. Manusia tidak hanya seorang saja namun, seorang itu dapat berperan menjadi keseluruhan manusia yang ada. Yaitu menjadi seorang pemimpin yang memimpin dengan ilmu pengetahuan. Periode ini sangat menuntut manusia untuk bersikap serakah terhadap ilmu yang ada. Namun dalam sebuah kewajaran yang ada, keserakahan itu hendaknya tidak mengganggu manusia lain yang sedang ikut memeriahkan pencarian sebuah data yang baru. Semakin manusia mengetahui data yang ada di tanah dan lingkungannya ini, semakin dia tidak mengetahui yang ada didalamnya. karena manusia itu akan lebih bertanya tentang hal itu dibandingkan sebelumnya saat dia belum mengetahui sama sekali.

Harta-keturunan merupakan hasrat alamiah setiap manusia yang mengetahui hal tersebut. Agar data yang ia miliki terus hidup, maka manusia akan membuat sebuah instrumen yang dapat terus mengawetkan data itu. Adalah buku. Benda yang menyebabkan sebuah revolusi kehidupan yang cepat. Proses sebab dari akibat pengeksplorasian benda oleh manusia yang baru membentuk sebuah gebrakan unik bagi jaman sebelumnya.
Continue reading →
Sabtu, Oktober 8

Vivaciousky

0 komentar
Its about my blog...
Setelah berlama-lama mencari nama untuk blog... akhirnya saya dapat menemukan nama yang pas sebagai pengharapan saya. Yaitu vivaciousky.
vivaciousky berasal dari dua kata. Yaitu “vivacious” dan “sky”. Keduanya berasal dari bahasa inggris,  vivacious artinya adalah  semangat, kesenangan, kegembiraan.
Sedangkan sky artinya adalah langit, jadi vivaciousky adalah kesenagan langit, kurang lebih seperti itu. Pada nama ini, semoga bisa membawa pada kesenagan yang sesungguhnya. Yaitu di langit di surga sana. Saya pertama kali menemukan vivacious dari kamus bahasa indonesia inggris, inggris indonesia kepunyaan saya. Saya memang sangat terobsesi untuk bisa berucap bahasa inggris. Sehingga terkadang saya sering membaca kamus untuk iseng-iseng saja selama bermenit-menit, berharap ada kata-kata yang nempel ke otak.
Saya memang menyengaja untuk mencari nama untuk blog ini. Sebagai rasa kepemilikan untuk blog ini. Seabgai harapan untuk blog ini sehingga dapat membawa orang-orang menuju kesenangan seperti di langit. Lebih jauh lagi semoga blog ini dapat membawa pada kesenangan langit yang sesungguhnya.

Sebenarnya semua hal menyimpan banyak misteri dan rahasia yang perlu atau tidak perlu harus diketahui. Sehingga saya mencoba mencari vivacious di google. Saya mencoba mencari pada gambarnya. Ternyata gambar yang saya dapat memanglah menggambarkan sebuah kesenangan. Tapi hanya berlaku bagi kaum pria saja yang merasakan. Karena gambar-gambar yang muncul adalah wanita-wanita dan beberapa lainnya. Saya sedikit kaget dengan hasil pencarian ini. Sedikit membuat saya menyesal memakai nama vivacious yang berarti kesenangan. Tapi ini tidak membuat saya kecewa berat. Karena mungkin di sebagian besar bumi ini, arti kesenangan dan kegembiraan menyangkut harta, istri dan keturunan. Tapi bagi saya kesenagan yang tepat adalah vivaciousky atau kesenangan langit atau kesenangan di surga.
Continue reading →

New Icon

1 komentar

Saya suka icon yang ini. Dengan dasar huruf “g” yang diambil dari nama awal saya galang. Menggunakan perpaduan warna biru yang glossy. Efek modern terlihat  dari icon ini. Menggunakan warna biru sebagai warna yang dominan karena ini merupakan warna kesukaan saya. Langit lautan semua biru. Jika memandang keduanya, timbul perasaan nikmat untuk menikmatinya. Huruf “g” sendiri memiliki dua tangkai di bagian kepalanya. Itu menandakan bulan lahir saya. Kemudian leher pada huruf “g” membentuk sudut 90 derajat. Sudut yang istimewa. Kemudian jika icon dijadikan horizontal berbalik arah jarum jam, maka akan membentuk seperti sebuah kacamata. Sebenarnya tidak ada makna mendalam untuk kacamata ini, tapi bisa dianalogikan bahwa sesuatu walaupun dia sudah memiliki potensi untuk baik, tapi tidak ada salahnya jika kita menemukan potensi lainnya untuk lebih baik.

Jika icon ini diputar searah jarum jam, maka akan terbentuk ov0. Itu adalah harapan hubungan saya dengan orang lain. 0 versus 0. sama-sama tidak memiliki kesalahan diantara kami. Layaknya ketika idul fitri. 0 vs 0 juga diibaratkan bahwa hubungan antara manusia ini tidak ada dendam yang terpendam, tidak ada salaing berburuk sangka. Semua masih percaya. Dan apabila nol itu terisi lagi, maka saya harap angka yang keluar kembali menjadi nol lagi. Dengan memaafkannya. Vivaciousky.






Continue reading →
Senin, September 5

MEMO 44 13 Part 1

4 komentar
          “Jadi koordinator acara pepisahan ya, gak ada orang lain lagi ni”
          “Tapi...tapi…tapi nanti nilai gue gimana, katanya para koordinator acara tahunan ini suka mentok nilainya. Nilai gue yang sekarang ini udah mentok, apalagi kalau jadi koordinator acara, jadi gak nyampe malah” Keluh kesah Galang kepada Balma sang ketua acara yang sedari tadi membujuknya.
          “Elaaah…santai aja kali, daripada gak ada yang bisa dan mau jadi koordinator. Gue butuh koordinator acara yang asik, biar anggotanya asik, acaranya juga jadi asik. Ayo dong…Aqab udah gue tawarin, tapi dia gak mau. Lo aja ya…” Serang Balma dengan wajah yang sok seriusnya.
          “Yaudah deh, gak apa-apa. Mungkin ini bisa jadi motivasi buat belajar gue.” Galang menyerah dengan senyum di wajahnya yang sangat terpaksa.
          “Apa yang harus gue lakuin buat sekarang.”
          “Cari anggota cowo dan cewe, harus udah dapet minggu depan. Jangan ditunda lagi ya…Pleno tiga minggu lagi nie…”
          Mereka berjalan berdua. Mengobrol tentang acara persembahan mereka untuk kelas tiga yang akan lulus dari sini. Sambil menikmati sore di lingkungan sekolah Boarding mereka. Mega-mega oranye menghiasi kepulangan menuju asrama gedung Einsten. Asrama yang dihuni dua ratus orang siswa kelas sepuluh dan sebelas SMAIT Intelegensia Cakrawala. Terdiri dari empat orang di setiap kamarnya. Cat putih menempel di dindingnya hingga lantai tiga. Gedung itu tidak teralu ramai. Ditinggalkan oleh penghuninya yang pergi mencari ilimu. Terkadang gedung ini akan selalu sepi hingga bel jam setengah enam dibunyikan. Pertanda siswa harus bersiap untuk salat maghrib berjamaah di mesjid.
          Bibir Galang memble keluar, menikmati aliran air yang jatuh dari gayung diatas kepalanya. Kepenatan terasa raib oleh aliran itu. Otak yang panas setelah berpikir tadi siang saat ulangan matematika dan fisika, kini terdinginkan oleh suhu air yang rendah. Brrrr…ucapnya. Dia masih memikirkan semuanya tentang sekolah ini dan dirinya. Pelajaran yang banyak, organisasi yang ribet, makanan yang kurang banyak, guru yang aneh ngasih tugas, teman sepermainan, kamar mandi, Fredi yang menyebalkan, tergambarkan semuanya dalam nyanyian mandi sore yang galau dan fals.
          “Mengapaaaa…aku beginiiii…Jangan kaaaauuu…pertanyakaaaannn…”
          “Bila ku mandiii….kau juga mandiii…”
          “Apaan sih FREDI…Ngikut-ngikut!!!” Galang selalu tidak senang jika Fredi teman kamarnya yang menyebalkan, mengikutinya terus. Fredi memang selalu mengikuti Galang. Dia seperti nge-fans kepada teman sekamarnya ini.
@@@

          Allaaaahuakbar…Alaahuakbar…Qomat maghrib dikumandangkan. Baru saja Galang, Fredi, dan Aqab yang sekamar berangkat ke mesjid dengan terburu-buru.  Agar tidak terkena hukum push-up oleh satpol-PP. “Satuan penghukum orang-orang lambat-pol…pol”. Satpol PP ini dari OSIS. Orangnya lucu-lucu dan imut-imut. Para siswa tidak takut dengan mereka, tapi semua siswa sadar bahwa harus menegakkan hukum yang dibuat bersama. Sehingga tidak boleh telat satu rakaat pun untuk ke mesjid. Namun tiga orang ini dan beberapa lainnya, telat satu rakaat penuh. Saat salat pun mereka berkeringat dan ngos-ngosan, karena lari menjemput rukuk rakaat kedua. Dasar memang lambatnya pol-pol. Jangan ditiru…
          Waktu makan tiba. Para siswa pergi ke parasmanan yang biasa mereka tempati untuk makan pagi, siang, dan malam. Meja berjejer rapi. Satu Gedung ini muat untuk 500 orang. Satu meja bisa diduduki oleh sepuluh orang. Tapi satu kursinya hanya bisa satu orang. Ruangan ini penuh dengan siswa dan siswi. Siswa di sebelah kanan dan siswi di sebelah kiri gedung. Ditutupi oleh hijab yang tipis. Galang dan kawannya selalu duduk paling dekat dengan hijab tipis itu. Tidak seperti Fredi yang kadang jauh dari hijab dan duduk dengan kakak angkatnya disini. Kak Dulur namanya.
          “Eh…Akhru…kasih nama donk buat anak acara ini. Gue butuh empat orang cowo dan lima orang cewe.”
          “Mmmm…bentar..bentar. Euuu…mungkin si Ahmad, ketua kelas lo. Ato si Aqab temen sekamar lo. Gimana?”
          “Oh…ya..bagus juga deh, tapi gue butuh dua orang lagi, siapa ya. Gue butuh anak-anak yang asik dan enak dipandang. Biar nanti kakak Lunarisnya gak pada kabur. Kalau cewe siapa?. Gue gak terlalu kenal dan hafal cewe yang asik di angkatan kita. Juga yang enak dipandang tentunya. Hehehe…”
          “Mungkin, lo harus nyari koordinator cewenya dulu. Biar nanti milih ceweknya dia aja.”
          “Oh…ya…bener juga ya.”
          Galang mulai menyusun kawan kerjanya. Mulai dari yang cowok hingga yang cewek. Hari demi hari telah terlewati. Namun Galang sama sekali belum menarik temannya untuk menjadi anggota.
          “Waddduuuuhhh…gimana nie… dua minggu lagi Pleno. Balma…lo cariin koordinator cewenya ya…Tolong…!!!gue gak tau sifat aseli mereka.” Galang memindahkan pekerjaannya pada Balma. Galang memang sulit untuk mengenal cewek disini. Padahal mereka setiap hari bertemu di kelas dan OSIS Peraturan sekolah membatasi komunikasi antara ikhwan dan akhwat. Sehingga cukup sulit untuk Galang mengenali mereka. Galang pun bergegas mencari anggota cowoknya.
          “ Izzu, Ahmad, Aqab, Roy, dan Tria mau jadi anak acara gak?”
          “Gue mau deh. Hehehe…”
          “Terserah lo aja deh Lang.”
          “Oke deh, gue mau jadi anak acara. Makasih ya…lo udah mau jadi koord.nya”
          “Gue udah jadi bagian koordinator kostum Lang”
          “Bentar ah…gue masih males ni..”
          “Triaaaa…Ayo dong ikut berkontribusi buat acara angkatan kita. Lo jadi PLKP gak mau, jadi seksi properti gak mau…ditawarin jadi anak acara gak mau juga.? Ayo donk…ga ada orang lagi.”
          “Yaudah deh…gue mau.”
          Kawan kerja cowonya telah terpilih. Tinggal ceweknya yang dia serahkan koordinatornya kepada Balma. Galang pasrah terhadap siapapun yang jadi partnernya kelak. Dia percaya terhadap pilihan Balma.
          “Oke lang, gue udah dapet dan udah gue tawarin. Dia mau jadi koordinator acara. Namanya Ulfa. Dia kelas sepuluh empat. salah satu anggota IMTAQ OSIS.”
          “Kenapa lo milih dia?.”
          “Kata temennya dia asik dan tukang ngejayus, terus ga ada cewe asik lain yang mau jadi koordinator. Sebenarnya ada sih, Cuma entar lu…muntah lagi liat dia.”
          “Oh…si Medi ya…Gak ampe segitunya kali…lebay banget sih lo.”
          “Cepetan lang, lo cari anggota cewenya, lo sering tanya aja sama partner lo…”
          “Oke deh…”
          Koordinator cewek telah terpillih. Sejenak beban pikiran berkurang. Bernafas lega. Dingin AC melewati kepala Galang yang gondrong. Galang masih mencari nama di otaknya. Dia melihat cewek-cewek teman sekelasnya. Kerutan wajah di dahi Galang muncul seiringan dia melihat kawan-kawannya.
          “Kayaknya gue harus tanya Ulfa ni…”Gumamnya sendiri dalam kelas.
          Bel istirahat berbunyi. Menandakan saatnya para siswa keluar kelas untuk salat dzuhur berjamaah di mesjid. Sebelum ke mesjid, Galang bergegas ke depan kelas sepuluh empat. Bertemu dengan Ulfa.”
          “Eh…Ulfa…kamu udah ada nama buat anak acara yang belum bernama ini?”
          “Aku belum dapet nama yang pas sih, kalau kamu yang mau tentuin, gak apa-apa deh. Oh…ya Galang, nanti sore ada kumpul semua koordinator acara ini. Cowok-cewek di mesjid.”
          “Oh…yaudah atuh nanti aku dateng. Cari nama juga buat anak acara ceweknya ya…!”
          “Iya…insya allah.”
          Galang pergi menuju mesjid dengan langkah kakinya yang panjang. Kebiasaan jalannya jika dia jalan sendiri. Galang masih bercakap-cakap sendiri dengan otaknya. Mencari solusi atas permasalahan yang dia hadapi.
          “Koordinator ceweknya alim banget gak sih?”
          “Engga ah biasa aja, diakan anak IMTAQ OSIS.”Beginilah Galang bergumam sendiri dengan pikirannya.
          @@@
          Galang melempar tas sekolahnya diatas meja belajarnya di kamar 312 tempatnya. Mengganti pakaiannya dengan yang tipis. Galang duduk di kursi belajarnya, mengambil cermin lalu bercermin. Melihat wajahnya yang sudah mulai tua. Tapi masih sedikit berjerawat.
          “Waduh…kayaknya gue harus face off ni.”
          “Assalamualaikum.” Izzu masuk ke kamar. Biasanya dia mencari Fredi untuk dimintai makanannya  yang sekotak besar.
          “Waalaikum salam. Nyari siapa Zu? Fredi belum dateng, masih di Lab. Siswa lagi ngerjain tugas*.”
          “Oh…engga nyari Fredi sih, gue nyari makanannya. Eh Lang, gimana anggota ceweknya, udah dapet yang mantap-mantap?” Izzu nyengir melihat Galang yang sedah ngaca.
          “Belum nih Zu. Gue masih bingung si. Lo yang milih aja ya. Lo kan ganteng, jadi kalau lo yang nawarin, pasti pada mau.”
          “Yaudah deh, tar gue kasih nama-nama cewek buat lo. Empat orang doank kan? Pasti mantap-mantap pilihan gue mah lang.”
          “Iya deh, gue percaya.” Galang meminta bantuan kepada Izzu yang selalu semangat dengan urusan akhwat. Kadang Galang pun ikut-ikutan mengobrol dengan Izzu tentang hal-hal yang menyangkut keremajaan ini. Dasar anak muda!
          “Lo gak ngumpul koordinator di mesjid sama BPH?, tadi gue liat para koordinator kumpul di belakang mesjid.” Izzu mengingatkan.
          “OH yaaa… gue lupa kalo hari ini ada kumpul sama koordinator yang lain.” Galang langsung bergegas kembali mengganti bajunya. Berlari keluar kamar menuruni tangga dari lantai tiga. Dia tidak mau ketinggalan untuk pencarian nama ini.
          Di belakang mesjid telah duduk berkumpul para koordinator acara dan BPH acara. Sepertinya telah dimulai sejak tadi selesai salat ashar.
          “Sorry gue  telat. Gue lupa kalo ada kumpul.”
          “Yaudah gak apa-apa, kita kumpul disini untuk mencari tema serta nama untuk acara ini. Kalau bisa yang ada sangkut pautnya sama dua angkatan ini, Sillnova dan Lunaris. Ini adalah acara pertama yang dilakuin kelas sepuluh secara bersama-sama dalam setahun sekali buat bekal jadi OSIS tahun depan. Jadi jangan sampai acara ini gatot. Gagal Total.” Balma mulai menceramahi agar mereka semangat menjalani acara ini. Yang akan menyita waktu, dan akan menambah tugas di sekolah ini yang sudah padat dengan ekskul dan kegiatan akademik lainnya.
          Banyak ususlan bertebaran. Sebagai awal mencari nama, mereka akan mencari tema acara. Dimensi, angkasa, black, waktu, task, taman impian, ide-ide semua orang dikeluarkan dan dirundingkan untuk penentuan ini. Sangat alot! Wajah anak-anak ini terlihat serius. Laki-laki maupun perempuan memperhatikan temannya yang sedang mempresentasikan usulannya. Beberapa koordinator menahan dagunya oleh tangan-tangan. Yang lain duduk bersila, tengkurep, menyender ke tiang mesjid, menguap. Rasa capek yang bersumber dari kegiatan sekolah, begitu terlihat. Namun, mereka berusaha untuk tetap berkonsenterasi menjalankan kegiatan terakhir di sore ini.
          “Oke…mungkin hari ini kita ambil tiga tema dulu untuk selanjutnya diseleksi lagi. sementara ada tiga tema yaitu waktu, taman impian, dan task. Besok kita kumpul lagi, dan nanti setelah dari sini, jangan lupa tetap mencari nama unutk acara…”
          Bel setengah enam telah terdengar, bersamaan berakhirnya rapat. Para koordinator pun bubar dari mesjid. Berjalan bersamaan dengan siswa yang lain menuju gedung tempat masing-masing. Yang perempuan ke arah  timur, yang laki-laki ke arah utara. Gedung mereka terpisah oleh jarak yang jauh. Di batasi oleh kantor satpam dan juga taman yang rindang. Burung-burung kecil berterbangan mengitari Galang yang sedang berpikir dan mencari nama untuk anggota cewenya. Tapi tidak berpikir sekeras dulu, karena ada Izzu yang membantunya mencari.
Continue reading →
Senin, Agustus 29

MOMENT 13 44

1 komentar
         Sebenarnya acara ini udah berlangsung lama banget. Cuma gue pengen nulisin kembali tentang moment 13:44.
         Moment 13:44 tuh...acara persembahan anak-anak kelas sepuluh buat kakak kelasnya, kelas dua belas. Ini tuh acara tahunan yang suka dijalanin kelas sepuluh setiap tahunya. Nama acaranya juga, beda-beda tiap tahun. Buat tahun kemarin namanya android, kemarinnya lagi Unlimited, pokoknya beda-beda deh namanya. Tujuan acara ini…yaaaaa…banyak. Untuk menumbuhkan sikap nepotis (kasarnya) terhadap angkatan. Melatih anak kelas sepuluh buat berorganisasi sebagai bekal buat OSIS taon depan yang akan mereka emban secara Dominan. Isi acara tahunan ini sih,ada performance dari kelas sepuluh sama kelas dua belas. Tapi tergantung masing-masing acara tiap tahunnya. Isinya bisa berbeda juga. Intinya sih, acara ini suka diadain tiap tahun, tapi tiap tahunnya juga acaranya selalu beda. Tergantung sama kreativitas, ke-khasan angkatan masing-masing. Kalau diliat dari pendahulunya, acara ini termasuk gede dan meriah, soalnya atas nama angkatan masing-masing, bukan OSIS. So, ke-nepotisan angkatan yang ada, jadi penyemangat buat acara ini.
             Moment 13:44 ato “Most Memorable Event Sixteen to Fourteen” (bener gak yak Inggerisnya) Nama acara Tahun angkatan gue, Foranza Sillnova. Artinya Acara paling diingat 16 untuk 14. 16 angkatan gue-14 angkatan kakak kelas gue, Axivic Lunaris Mosinerati. Gue sebagai koordinator acara ini (bangga banget ya…!) merasa RINDU sama acara ini, pengen diulangin aja dan sekaligus TRHAUMA, soalnya gue pas acaranya emosi berat. HAHAHAHAH… (jangan di ceritain ah…trauma yakin!!!).
Welcome to Moment
Berubah...
              Persiapan buat acara ini udah cukup lamaaaa banget. Tertanggal bulan tahun 2010-an udah ditunjuk ketuanya. Panitianya? Udah juga sih. BPH angkatan yang waktu itu ketuanya HUDAAAA Al-Hakim langsung saja menunjuk Iqbal Maulana sebagai ketua acara ini. Langsung lah semua anggota angkatan ditunjuk jadi panitianya. Pas proses sih…cukup berat juga ngejalaninnya. Soalnya di Insan Cendekia Serpong, banyak kegiatannya. Kita bentrok sama kegiatan OSIS = ngumpul-ngumpul susah nyari waktu. Banyak Ulangan-banyak tugas yang kudu di-pertamakan supaya nilai rapot lulus kkm dan gak dikeluarin. Kasian mereka. Tapi, inilah puncak KENIKMATAN organisasi. Semakin banyak rintangan, semakin kuat untuk kedepannya. Jangan takut sama masalah---eaaaeaea….


             Mungkin buat moment 13:44 sendiri, tanggal acaranya berubah-ubah terus. Disesuaikan dengan kalender sekolah yang selalu berubah yang disebabkan sama KALENDER PENDIDIKAN yang lebih sering berubah (buat konsisten aja koq sussssaaaaaaahhhh yaaaa…a). Banyak program sekolah yang mepet-mepet. Ulangan lah, ato UN yang ga jlas tanggalnya. Bla-bla-bla. Akhirnya pada tanggal 15 Mei 2011 yang mana besoknya Ulangan Harian 4 yang 3 hari setelah UH 4 selesai ini ada UAS! Dan acara moment 13:44 bisa direalisasikan. Mepeeeet buanget tO. Kelas 12 udah selese UN-nya. Tapi gak apa-apa besok UH 4. Kalo misalkan Juni acaranya,,, kelas 12 udah wisudaan. Huh..terpaksa deh.
Ketua kita dan Photo Corrber... Eksis banget yang namanya ketua...


Ini anak-anak acaranya... Ada Aku juga...iyaahahaha...
             Di hari 15 Mei ini, semua udah dipersiapakan dengan matang. Kecuali plakat yang telat dateng dan tidak adanya plan B (ini yang bikin trauma tapi jadi evaluasi yang amat berharga). Tapi acara tetap berlangsung dengan meriah dan setengah penuh ketidakrencanaan. Tapi seru banget deh (ini yang bikin rindu). Dimulai dari jam 08:00 ngaret sejam setengah dan dibuka dengan opening lanjutin Saman yang “ngeselin” (hahaha…maaf ya… emang ngeselin sih dulu) terus dilanjutin band-band dan performance dari FORANZAXIVIC. Keren banget deh. Yang paling keren si…Shuffle sama puisi Berikat ato berkait ato mengait ato apalah itu (lupa!!!). Shuffle seru soalnya gue yang maen…hahahahaha… gak juga sih. Gara-gara ini pertama kalinya Supernova (nama grup shuffle kita) banyak Lancarnya daripada salahnya. Gue sama Rosyad pake sweeter biru terus Rizki sama Huda pake PINK eh…merah deh. Kita menari…ROCKING (Rizki sama Huda belum bayar Sweeter tuh, bayar dulu sini!!!). Kita latian mulu tiap sore selama seminggu full tanpa putus walalupun kpala puyeng dan banyak REMEDIAL di sekolah diloncatin dulu (kalo gw gitu), tapi ini asik koq…coba deh ah. Kalo puisi seru gara-gara ada Riding ____ ..haha.. enggaklah. Soalnya paling diperhatiin sama kakak Axivicnya. Walupun menurut gue bosen. Tapi keren sih. (puisi curang, tampilnya habis makan siang, jadi-nya perut mereka udah terisi- konsentrasi pun kembali). Tapi pas banget deh waktu tampilnya (makasih susunan acara yang GAGAL). Acara inipunselesai pada jam 4 sore dan dilanjutin photo-photo. Antara FORANZAXIVIC. Pulanglahlah kita jam setengah lima dengan pilox silver masih nempel di rambut gue juga celak di mata gue juga bedak di muka gue juga kertas tempelan di baju sama celana gue juga dan rasa senang yang masih nempel di hati gue ampe sekarang. Oh ya… Dekornya Keeewwwrreeen…pake meja bulet. 99r
Continue reading →
Sabtu, Agustus 27

Majalengka Com. In aem

2 komentar
       Kamis, 25 Agustus 2011 or Kamis, 25 Ramadhan 1432. Ane tepang deui sareng rerencangan ane ti aem…haha. Universal aja dah. Ane pas hari kamis itu, ketemu lagi sama temen lama ane dari aem. Sebelumnya ane diundang sama temen ane yaitu Haidar buat Buka bersama mantan dan anak aem yang berasal dari Majalengka. Wah…langsung aja dah. Ane seneng banget sih bisa ketemu kawan dari aem lagi. Bisa Jalin silaturahmi lagi. Kata si Haidar Hanif kudu patungan 20 rb rupiahs. Oke deh kalo masalah duit mah. Yang penting bisa silaturrahmi lagi.
            Langsung dah jam setengah lima lebih ane dijemput sama Haidar, tadinya mau naek mobilnya (sok Gaya), tapi katanya lagi diservis mobilnya (ahahaha). Jadi kita naek motor masing-masing ke sana. Ane gak tau tempatnya, makannya dijemput. Setelah lama menyelip mobil dan motor, kita sampai di tempat tujuan. Ternyata di rumahnya si Indra Subagja. Eh ternyata juga dia membawa kami ke mesjid sebelah. Yaudahlah, kita pergi ke mesjid sebelah. Dan ternyata lagi, disana udah nunggu banyak manusia aem yang berasal dari Majalengka. Wah…terkejut ane ada wahyu yang bukan orang majalengka. Ngapain Wahyu?. “Oh ane lagi maen di rumah si Hadiq, ane lagi liburan 50 Hari.” Wedan 50 hari. Enak banget to. Lagian dai sekolah di Gontor… Pas buka helm, ane ketemu sama temen-temen ane dan ada guru ane juga. Ada Hadiq yang pake sarung, Danur yang tambah bulet, Anaes yang paling lama di aem, Yoan anak PaskiBRA yang datang setelah ane, ada pak Aan, Pak Qodir, Khaerul Ilyas dan temen lain dari angkatan adek kelas ane. Dikira ane cuma Panglima doank, ternyata semua anak Majalengka yang di aem. Sebagian sih, sebenarnya masih ada yang laen, tapi karena sibuk dan kejauhan jadi gak bisa dateng. Kita berkumpul di serambi masjid Al-Falah di desa Tanjungsari, kecamatan Sukahaji.



            Kegiatannya kita ngobrol-ngobrol, maen hape sendiri-sendiri, ta’aruf, dan ngobrol yang laennya. Berbagi pengalaman. Ternyata di aem ada juga Community per-daerah, kirain gak ada. Nice deh! Sebenarnya akhwatnya juga pengen ngumpul. Tau nhe, pak Qodir gak ngajakin Akhwatnya. Hhehe… Pas adzan Maghrib, kita makan dan minum untuk berbuka puasa. Dilanjutkan dengan salat maghrib berjamaah di mesjid, lalu makan malem di rumah si Indra. Makannya daging semua gak ada sayurnya. :Lauknya banyak yang tersisa. Karena ibunya Indra bikin 50 porsi, sedangkan yang dateng 30an orang. Soalnya ada yang bilang orang Majalengkanya ada 50 orang “siapa yang bilang nhe?”(hahah) Terus kita teraweh bareng tapi beberapa ada yang udah tewas sehinnga pulang duluan. Lalu nonton Film Transformer 3, tapi karena pada ngajakin pulang, pulang semua aja, dan filmnya gak selesai ampe 20 menit pertama. Huh…


            Kita pulang deh jam sembilan kurang. Memang kurang seri sih, sebenarnya bisa seru. Asalkan semuanya niat ikutnya. Kerjasama yang kompak. Pasti bakalan bisa terwujud ke asikan ngumpul bareng.
Moga taun depan ada lagi dan lebih seru…Ditunggu ya

Continue reading →

Labels